Perbedaan Dbase III dengan Dbase IV

Dbase III
Dbase III adalah suatu cara baru penerapan sistem database bagi mikrokomputer 16-bit dan suatu paket database management system yang memiliki software yang terdiri dari utility program dan bahasa program. Utility program adalah paket program yang membantu dalam hal pembentukan file, pengisian data, peragaan data.

•Ciri-ciri : 
- kemudahan seperti yang terdapat pada software pendahulunya, dBASE II yang dipersiapkan bagi komputer mikro 8-bit.
- Penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh pembuatnya menjadikan dBASE III ini lebih sempurna dan semakin handal

•Jenis file pada Dbase III
1. Database File ( .dbf )
2. Database Memo File ( .dbt )
3. Memory File ( .mem )
4. Command File ( .prg )
5. Report Form File ( frm )
6. Text Input File ( .frm )
7. Index File ( .ndx )
8. Format File ( .fmt )


Dbase IV
Dbase IV merupakan versi baru dari Dbase III yang dibuat menjadi lebih kuat, cepat dan lebih mudah digunakan. Dase IV berfungsi sebagai data management system (DBMS) yang mengatur dan mengolah data. Memproses data elektronik artinya menyimpan, menghubungkan, memanipulasi serta memanggil data yang memiliki informasi sangat banyak dengan cara cepat dan efisien.

•Ciri-ciri dBASE IV adalah :
- Pengembangan program yang lebih luas
- Kenyamanan penggunaanya karena adanya permukaan menu yang baru.

•Keunggulan (Pembaruan) Dbase IV
1.ControlCenter: ( pengendalian program sentral melalui menu).
2.QBE(Query-by-Example). ( Suatu teknik bertanya pada file- file bank data.)
3.Fungsi-fungsi layout yang diperluas untuk membuat forms,reports,labels.Penampilan layout 1:1 pada saat dicetak (what you see is what you get).
4.Fungsi-fungsi pengolah katayang diperluas.
5.Lebih banyak perintah dan fungsi.
6.SQL (=Structured Query Languange): Bahasa Tanya jawab dari komputer besar sebagai alternative untuk perintah-perintah dBASE.
7.Program generator: Pengembangan program melalui pengendalian menu.
8.Modul-modul terprogram: Bagian penggunaan yang diringkas dari program generator
9.Pengembangan instrument-instrumen baru:
Compiler untk menerjemahkan program-program dari dBASE ke bahasa mesin, linker untuk meringkas beberapa file objek menjadi satu,sepeti suatu program untuk mengmbangkan printer card.
10.Kemungkinan-kemungkinan untuk network.

•DBASE IV memiliki 9 jenis file, yaitu :
1. File Database (.DBF)
2. File Memo Database (.DBT)
3. File Format (.FMT)
4. File Report (.FRM)
5. File Label (.LBL)
6. File Memori (.MEM)
7. File Indeks (.NDX)
8. File Program (.PRG)
9. File Teks (.TXT)


Read More >>

Causative Verb (Kata Kerja Kausatif)


Causative Verb(Kata Kerja Kausatif) kata kerja utama yang digunakan untuk menyatakan bahwaseseorang menyuruh atau menyebabkan orang lain atau benda lain melakukansesuatu untuk dirinya, atau menyebabkan sesuatu berubah. Secara berurutan kadanpemaksaan atau kekuatan dari yang paling lemah causative verb adalah:
1. Make(Memaksa, Menyuruh)
Causative “make” digunakan untuk memaksaatau sangat menyakinkan seseorang untuk melakukan sesuatu, hanya dalam bentukaktif. Gunakan kata kerja sesudah seseorang atau benda dan tidak menggunakaninfinitif atau bentuk “-ing”
Rumus:
a) Subject + Make +Complement + Verb word
Contoh: His fathermade her take her medicine.
b) Subject + Make +Something + Verb
Contoh: I made themedicine work.
2. Get(Menyuruh)
Digunakan untuk membujuk seseorang untuk melakukan sesuatu. Untukmembentuk causative “get”, gunakan infinitif sesudah seseorang dan gunakanparticiple sesudah benda (bukan kata kerja).
Rumus:
a) Subject+ Get + Compliment + Kata kerja infinitive (Aktif)
Contoh: Let’s get Anton to go with us.
b) Subject+ Get + Compliment + Kata kerja past particle (Pasif)
Contoh: Let’s get our car fixedfirst.
3. Have(Menyuruh)
Causative “have” dapat digunakan untukmemberikan wewenang kepada seseorang untuk melakukan sesuatu,ingin sesuatu dilakukanoleh seseorang,pengalaman dalam bentuk aktif maupun pasif. Gunakan kata kerjaseseorang dan gunakan participle sesudah benda.
Rumus: Subject+ Have + Compliment + Kata kerja bentuk dasar
a) Aktif: Have + person + verb
Contoh: My English teacher had usgive oral waiting.
b) Pasif: Have + thing + participle
Contoh: i have my car fixed.
4. Let (Mengizinkan)
“Let” dapat digunakan untuk membiarkanseseorang melakukan sesuatu. “Let” berarti memberi izin untuk orang lainmelakukan sesuatu. Gunakan kata kerja sesudah seseorang atau benda, tetapijangan gunakan bentuk “-ing” ataupun infinitive.
Rumus:
a) Subject+ Let + Complement + Verb
Contoh: His father let her go toschool.
b) Subject+ Let + Something + Verb
Contoh: I am letting this machinecool.
5. Help(Membantu)
Help berarti membantu orang lainuntuk melakukan sesuatu hal. Gunakan kata kerja atau infinitif sesudahseseorang, tetapi jangan gunakan bentuk “-ing”
Rumus:
a) Subject+ Help + Complement + Verb word verb
Contoh: She is helping me type mypaper.
b) Subject+ Help + Complement + Verb word verb in infinitive
Contoh: She is helping me to type mypaper.

Referensi:

Read More >>

ADVERBIAL CLAUSE


Adverbial clause adalah anak kalimat yang menerangkan kata kerja dan kata sifat, yang berfungsi sebagai adverb.

Rumus umum adverb clause:


Subject + predicet + conj + subject + predicet.


Jenis-Jenis Adverb Clause
1. Adverb Clause of Reanson
Adverb clause of reason di awali dengan konjungsi (penghubungnya) adalah : as/ since/ because/ whereas/ on the ground that

2. Adverb Clause of Result
Adverb clause of result di awali dengan konjungsi so that, so + adjective + that, so + adverb + that, so.

3. Adverb Clause of Condition
Adverb clause of condition di awali dengan konjungsi if/ unless/ whether/ provided that and so long as.

4. Adverb Clause of Contrast
Adverb Clause of Contrast diawali dengan konjungsi: although, even though, though, whet eyer, no matter, however much, not with standing that.

Sumber: http://hamikofebria.blogspot.com/2010/11/adverb-clause.html
Read More >>

PAIRED CONJUNCTION


Paired conjunction disebut juga dengan correlative conjunctions, merupakan konjungsi yang dipakai untuk menghubungkan unsur-unsur kalimat antara kata dengan kata, frase dengan frase, dan klausa dengan klausa (seperti halnya coordinating conjunctions).
Konjungsi ini selalu digunakan berpasangan. Unsur-unsur kalimat yang dihubungkan harus mempunyai kedudukan sejajar (parallel) sesuai dengan struktur gramatikal. Jika subjek singular dan plural dihubungkan, maka subjek yang paling dekat akan menentukan apakah verb itu singular atau plural.

Konjungsi yang umumnya digunakan adalah:
- both…and
Example: Both teacher and students are going on field trip.
- either…or
Example: Either mother or father will stay at home on next holiday.
- neither…nor
Example: Neither Nanda nor Vina will visit landslide victims.
- not only…but also
Example: She got not only first position but also prize.



Read More >>

Dewasa ala Princess Dramaqueen

(source: theeverydaygoth)
Haloooooo!!! Masih adakah yang cemberut, yang mewek sampai mengaung-ngaung gara-gara diasingkan dari pergaulan? sambil bilang “kenapa hidup ini ngga adil Tuhaaaaannnnnn??!!!!” Puhlisshh~
Kali ini gue bakal kasih tips buat kalian yang merasa akhir-akhir ini atau emang dari dulu ngerasa diasingkan. Tips ini terinspirasi dari Princess Dramaqueen (orangnya mau disamarin gitu) yang jadi inspirasi gue buat jadi orang yang lebih dewasa, here we go..

  • Open-Minded
Kadang kita pasti pernah bilang gini, “buat apa sih mikirin orang lain? Gue juga bisa hidup sendiri” eeeehhhhhhello~ hidup aja dipikiranmu sendiri!
Kenapa harus open-minded? Karena kita hidup di lingkungan sosial, jadi mau ngga mau kita emang udah harus sadar kalo apa yang kita lakuin pasti ada pengaruh dari/untuk sekitar. Mulai deh coba hargain apa yang orang lihat tentang kita, ngga selamanya buruk loh..  kadang ngga semua omongan orang bermaksud untuk menjatuhkan, pinter-pinter aja ambil hikmahnya (baca: positive thingking). 

  • Ikuti
Kenapa mesti ikutin? Sebagai orang yang sadar egois gue juga sempet protes kenapa harus ikutin kata orang? Mereka kan ngga tau kita ini seperti apa? Tapi si PD bilang “kalo ini udah menyangkut orang banyak adil buat diri sendiri jangan dipikirin dulu”.
Ini dia fase paling susah-______________- banyak orang bilang “jangan dengerin kata orang, tapi denger kata hati” kata-kata itu emang sama sekali ngga salah, tp yang jadi masalah banyak orang yang ngga sadar kalo kadang hati yang mereka denger udah terkontaminasi sama otak yang kadang agak selfish. Hayo.. coba dicerna lagi apa kata hatimu~

  •           Nyaman
Setelah tau mana yang baik dan yang buruk, masih ngerasa ngga adil? Ini saatnya kita bikin diri kita senyaman mungkin untuk ngelakuin apa yang mereka mau, selama itu baik untuk kita kenapa ngga dicoba? Coba berpikir bijak deh.. :)

Ada yang bilang “Orang bijak bayar pajak”, kenapa gue campurin pajak-pajakan ke sini? Ya sebenernya emang ngga ada hubungannya, iseng aja gituu haha. Ngga deeh, maksudnya biar kita mikir aja kenapa yang bayar pajak itu disebut orang bijak? Karena selain melaksanakan kewajiban mereka juga mencoba untuk menahan keadilan untuk diri sendiri dengan membelanjakan kebutuhan melainkan menggunakan uang mereka untuk menyumbang negara, berpartisipasi membangun bangsa ahay deh~
Jadi mulai sekarang coba deh mikirin orang-orang sekitar kalian, perilaku mereka terhadap kita ngga selalu salah lohh walopun ngga selalu benar, yaa namanya juga hidup maksud baik kadang malah dinilai buruk, baryaw :P
 sekian deh semoga abis baca ini kalian bisa belajar menerima tekanan lingkungan sekitar (baca: pendewasaan). Fighting!!!
Read More >>

Cara Ngungkapin Perasaan Diem-diem


"Aku lagi suka sama seseorang loh.." Ucap Supri kepada Ningsih yang saat itu duduk di sampingnya. Mereka sedang menikmati sejuknya hembusan angin di bawah pohon beringin besar yang ada di belakang kelas mereka. Di hadapan mereka, ada sebongkah e'ek ayam yang masih empuk dan hangat.

"Suka sama siapa, Pri?" Ningsih mengerutkan dahinya.

"Iya.. Dia itu sohib baik aku.. Dia baik, cantik, dan kalo lagi bingung, mukanya lucu.." Kata Supri seraya ngasih kode.

"Hah? Siapa namanya? Kok kamu gak pernah cerita kalo kamu punya sohib selain aku?! Bukannya yang mau deketan sama kamu di sekolah ini cuma aku dan mas tukang kebun ngondek itu?"Ningsih semakin tergiring oleh rasa penasaran. Dia menggaruk-garuk rambutnya sambil sesekali menyeka ketombe yang berguguran di pundak cewek belia itu.

"Hehehe.. Ada dehh.. inisialnya 'N'.." Supri kembali melempar kode yang lebih jelas, dengan harapan Ningsih bisa mengerti.

"OOooOOh.. Jadi kamu lagi jatuh cinta sama Nardi?! Tukang kebun sekolah ini?! OKE! FINE!" Ningsih pun berlalu.. Supri hanya bisa tertunduk lesu sambil mengaduk-ngaduk e'ek ayam di hadapannya dengan penuh rasa kesal.

Mungkin kalian pernah ngalamin dialog kayak di atas. Banyak juga yang udah ngalamin kejadian serupa, dan mungkin terlalu malu untuk mengakuinya. Gue juga kok.. Dan itu wajar banget dilakuin sama orang-orang yang udah terlanjur suka sama seseorang, tapi terlalu takut untuk ngungkapinnya. Dan buat gue, ngungkapin perasaan diem-diem dengan menggunakan inisial itu udah kuno banget. Terus, ngungkapin perasaan pake NoMention di twitter itu juga udah basi. Karena NoMention itu nggak bakal ngebawa kita ke mana-mana, justru malah bikin banyak orang salah sangka.

Nah, karena itulah, gue sekarang mau ngeshare beberapa cara ngungkapin perasaan diem-diem dengan cara yang lebih berkelas. Udah penasaran banget gimana cara ngungkapinnya? Cekidot aja yuk!

Karaoke
Mungkin banyak yang setuju kalo gue bilang karaoke itu adalah curhat yang bernada. So, ngungkapin perasaan pake nyanyi di tempat karaoke itu halal-halal aja buat dilakukan. Ngajakin gebetan ke tempat karaoke, milih lagu-lagu jatuh cinta kayak misalnya, "Janji Suci - Yovie and Nuno", atau "Dari hati - Club 80s", atau bisa juga "Pujaan Hati - Kangen Band",   adalah salah satu trik awal. Ada trik khusus biar kode kita itu bisa diterima dengan baik oleh gebetan.

Penjiwaan.. Ya.. Cara kalian nyanyiin lagunya harus bener-bener dari hati. Lagu-lagu di atas nggak bakal ngefek ke gebetan kalo kalian nyanyinya sambil ngelakuin goyang itik atau push-up. Kalian harus nyanyi sambil menatap dalam-dalam ke arah mata gebetan. Karena, mata itu justru bisa menangkap hal-hal yang nggak mampu diucapkan dengan kata.

Selain karaoke, sebenernya ada lagi cara yang lebih elegan. Yaitu dengan mainin alat musik dan nyanyi secara live di deket si dia. Cara ini, menurut gue sih bakal lebih nancep di hati gebetan. Minimal nyanyiin pake gitar lah. Kalo nggak bisa make gitar, ya make piano.. Kalo nggak bisa make instrumen musik, coba pake Kecrekan. Tapi ati-ati, ntar si dia malah ngasih uang receh.


Pemilihan lagu juga penting banget untuk menyampaikan perasaan kalian ke gebetan. Misal kalian masih sama-sama jomblo, udah lama sahabatan, so, kalian harus milih lagu yang membahas soal temenan yang akhirnya pacaran. Contohnya lagu, "Inginku bukan hanya jadi temanmu - Yovie and Nuno". Kalo kalian suka sama pacar temen, pilih lagu "Dilema - Cherrybelle". Nah, kalo kamu suka sama istri orang, pilih lagu "Ku Tunggu Jandamu - Irwansyah". Tapi, untuk lagu yang terakhir, pastiin kalian nggak nyanyiin tuh lagu di depan suaminya kalo nggak mau pulang dengan keadaan titit terbelah dua.

Puisi
Hari gini emang udah dikit sih, orang yang mau ngungkapin perasaan dengan karya sastra. Meskipun jarang, tapi bukan berarti cara itu udah nggak bisa dipake. Justru kata-kata yang ditulis secara tulus itu malah bisa menyentuh bagian hati orang yang nggak bisa disentuh dengan ucapan lisan.

Nyokap gue pernah bilang, "Cowok itu kelemahannya di mata, sedangkan cewek itu kelemahannya di telinga". Maksudnya, cowok itu gampang luluh hatinya saat melihat cantiknya rupa. Sedangkan cewek itu gampang luluh hatinya saat dibelai dengan kata-kata. Nah, buat kalian yang nggak berani ngomongin soal perasaan langsung kepada gebetan, bisa make cara ini. Yup.. Bikin puisi.. Bikin puisi itu nggak susah loh.. Karena intinya, setiap tulisan yang ditulis pake hati itu punya kekuatan tersendiri. Nggak perlu nyari kata-kata yang indahnya berlebihan untuk merangkainya. Cukup dengan membayangkan sisi-sisi indah dari si dia, dan tuangkan semua keindahan itu dengan pena. Simpel kan? Pasti kalian bisaaaa..

Btw, gue juga suka curhat di puisi. Karena menurut gue, puisi itu adalah cara curhat yang paling elegan. Bisa dinikmati orang lain, tanpa perlu cerita panjang lebar dan menebar kebosanan. Kemarin gue sempet curhat pake puisi juga. Berikut ini puisinya:

Puisi Yang Lelah
Hey.. Letakkan penamu!
Berhentilah menitipkan beban hatimu padaku!
Kebodohanmu, ketakutanmu, penyesalanmu, slalu jadi organ tubuhku.
Seakan-akan aku hanya sebatas tempat sampah penuh tissue basah di pojokan kamarmu.

Kau kira aku tak letih?
Setiap hari kau ciptakan aku dengan merintih.
Kau kira aku tak sedih?
Menggoreskan cerita cintamu yang tertatih.

Aku merindukan saat-saat kau ciptakan aku dengan tawa.
Aku memimpikan tubuhku berisi warna.
Aku ingin sekali ada yang membaca tubuhku dengan tawa..
Bukan wajah-wajah yang bermuram durja.

Berhentilah menangisi wanita.
Sambutlah sisi cerah lain dari dunia.
Usaplah bayang-bayang wanita yang telah menutupi retina.
Karena dia lah yang sudah membuatmu buta.

Sebenarnya, aku tak keberatan saat tubuhku kau isi bait-bait luka..
Asal setidaknya, kau berani menunjukan aku kepadanya..
Aku letih kau jadikan lukisan hitam..
Yang selalu tenggelam di saat malam..

Sudahlah.. Cepatlah pergi dari sini..
Keluarlah, dan sambut mentari pagi..
Lihatlah warna lain yang lebih abadi.
Warna berseri yang bernama Persahabatan sejati.


Nah, dari puisi di atas, kalian bisa nangkep apa? Coba jawab di comment box ya! :D

Percayalah.. Dengan kata-kata, kita bisa saja menguasai dunia.. Masak gak bisa juga buat menguasai hati wanita?! ;)

Kasih Perhatian Khusus
Yang ini agak susah sih. Soalnya perlu lebih banyak tindakan. Nggak cuma kata-kata atau sindiran. Kalian perlu ngelakuin banyak pengorbanan.

Emang perhatian khusus itu yang kayak apa Litt?!

Perhatian khusus itu adalah sebuah perlakuan spesial yang nggak kalian lakuin buat orang lain. Nggak cuma ngechat bilang, "Met pagi! Met siang! Met sore!" atau, "Udah maem? Udah Boker? Udah Mens?" Kebanyakan nanyain keadaannya, bukan bikin dia merasa diperhatiin, tapi malah bikin dia ngerasa dikepoin. Dan di titik itu, kalian udah gagal membuat si dia ngerasa nyaman.

Misalnya bawain dia makanan ke sekolah, atau anter jemput dia ke sekolah, atau bawain dia obat pas dia ngeluh flu. Tapi hal itu harus dilakuin secara rutin, nggak boleh angin-anginan. Kenapa begitu? Karena, kalo kalian ngelakuin hal itu dengan rutin, maka hal itu akan jadi sebuah kebiasaan buat dia. Saat hal itu udah jadi kebiasaan, maka saat kalian berhenti melakukannya, dia bakal merasa kehilangan. Di titik itu, PERHATIAN jadi KEBIASAAN dan endingnya jadi KEBUTUHAN. Saat kalian udah jadi KEBUTUHAN buat dia, bukankah itu udah cukup jadi alasan dia untuk menerima kalian? ;)

Kode Morse
Kalo kalian pengin ngungkapin perasaan dengan cara yang bener-bener beda, coba tunjukin perasaan kalian pake sandi semaphore. Sandi semaphore kan butuh bendera, pastiin benderanya emang bendera kecil yang biasanya buat semaphore. Bukan bendera Slank, apalagi bendera FPI. Kalo gak mau ribet bawa-bawa bendera, kalian lakuin aja pake sandi morse. Gimana caranya ngungkapin pake sandi morse?

Gini.. Kan sandi morse itu cuma ngandelin nada panjang dan pendek kan.. Nah, manfaatin organ tubuh kalian buat nyiptain nada panjang dan pendek itu. Misal pake kentut, atau suara tangan yang dijepit-jepit pake ketek basah. Semoga dengan cara itu, gebetan kalian bisa ngerti kalo kalian nggak waras.

In the end, mau gimana pun cara kalian ngungkapin perasaan, intinya sih lakuin dengan tulus, bukan paksaan. Karena hati itu nggak bisa dipaksa, hati itu cuma perlu diyakinkan saja. :)


Tulisan ini bersumber dari blognya bang Alit Susanto (Shitlicious), kalo mau baca tulisan yang seru-seru, dan memberi inspirasi lainnya langsung aja mampir ke http://www.shitlicious.com/. 
Read More >>

Moving on, mblo! :)


Pernah ngga sih kalian punya rasa yang dalaaaaaaammmm banget sama seseorang selain orang tua? Gue sih jujur pernah, tapi sedalam dalamnya perasaan itu gue ngga pernah sampe segitu ngga bisa move on-nya kayak orang-orang yg sering lewat di timeline gue -___-.  Kadang ada aja yang panjang-panjang cerita di sms/bbm, dan gue balas nasihat dengan yang lebih panjang pula, tapi jawabannya tetep sama, “tapi guee....” “tapi dia.....” ahhhhh~ kadang jadi temen curhat orang yang kayak gini tuh lebih bikin galau daripada nonton drama korea. Sampe gue sadar kalo sebenernya “beberapa orang curhat memang bukan  untuk nemuin solusi, tapi cuma butuh di-iya-kan dan diyakini yang mereka lakukan itu benar”, ya walopun kadang emang belum benar-__-
Dulu gue juga pernah ngerasain sih, tapi segalau-galaunya gue putus ngga para-parah amat kok, cuma mata sembab ke sekolah, nangis dikelas sampe guru nanyain, ngomelin semua orang di sekitar dan gue jadi kurus (alhamdulillah) udah sih kayaknya itu aja, biasa aja kan? Haha. Oke dulu gue bisa segalau itu bukan sama sekali karena dalamnya rasa sayang dan cinta kayak ababil di luar sana, gue lebih ke- nyesel aja sih udah berjuang mati-matian tp yang gue dapet malah “aku mau kita putus, aku sebenernya gapernah sayang sama kamu selama ini” WHAT THE PAK!  Terlebih dia bilang itu lewat BBM beberapa minggu sebelum gue Ujian Nasional hahaha.
Well, itu dulu dan sekarang gue udah biasa aja tuh. Karena gue bisa belajar dari kesalahan-kesalahan gue di masa itu. Kalo ada yang cerita baru putus sekarang gue cuma bilang “move on itu bisa kalo udah ada yang baru” tapi kapan ada yang baru? “ya.. itu kan cuma masalah waktu”.
Fyi ya guys, kalian bakal rugi banget kalo masih terus-terusan meratapi yang ga seharusnya diratapi sampe segitunya, liat sisi positifnya deh! Apa sih yang paling menyenangkan selain bisa bebas jalan sama teman-teman tanpa aturan yang aneh-aneh dari pacar? Karena apa? Karena jomblo mah bebas~
Jadi, mulai sekarang coba deh berhenti buat ngerengek-rengek biar keliatan sok ga bisa hidup tanpa si doi! Semakin kayak gitu semakin doi enek dan makin ga respect, guys. Percaya aja sama hukum rimba, karma itu ada dan ga akan salah orang ataupun telat datangnya. Introspeksi sekali-kali kan ngga rugi, buat yang ciwi-ciwi coba deh mempercantik diri biar si doi malah nyesel mutusin kamu muehehe J

-dian cantik
Read More >>